Belum lama ini Codeigniter telah merilis Framework versi terbarunya, yaitu Codeigniter 3.0. Tentunya di versi terbaru kali ini banyak yang diperbaiki. Sesuai dengan yang dimuat di halaman resminya disebutkan bahwa ada sejumlah perbaikan yang dilakukan dari versi sebelumnya (2.x), terutama dengan database, penanganan sesi (session handling) dan enkripsi (encryption). Menariknya, selain mudah digunakan framework ini tersedia secara gratis. Andapun dapat membuat website tanpa batas, namun tentunya anda harus memahami terlebih dahulu konsep OOP agar anda tak kesulitan menggunakan framework yang satu ini. Meskipun saat ini sudah banyak yang menggunakan framework lain, seperti Laravel, namun Framework Codeigniter masih menjadi favorit dalam mengembangkan atapun membuat website. Untuk langkah awal silahkan download Framworok Codeigniter di website resminya http://www.codeigniter.com/download , kemudian extract di sebuah folder (contoh : folder dengan nama "web_pertama"), kemdian copy folder yang sudah berisi file - file codeigniter tadi ke htdoct jika anda menggunakan XAMP atau ke folder www jika anda menggunakan WAMP. Untuk mengetahui apakah framework sudah bekerja, silahkan akses browser anda kemudian akses projek anda (contoh : http://localhost/web_pertama/). Jika sukses maka anda akan mendapati pesan selamat datang dari framework code igniter. Sampai tahap ini anda sudah berhasil menginstall framework codeigniter. Langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi, pergi ke folder application/config/ kemudian buka config.php dengan Notepad++ atau editor kesukaan anda. Isi base_url anda, lihat contoh di bawah ini :
$config['base_url'] = 'http://localhost/web_pertama';
Nantinya, jika website anda sudah jadi dan di upload ke hosting maka isi base_url diatas dengan alamat domain dari website anda. O iya, sebelumnya hapus file - file yang tidak diperlukan seperti "user_guide, composer, contributing, license dan readme" di folder "web_pertama", sisakan saja "application,system dan index.php".
Sekarang coba akses : http://localhost/web_pertama/
Kemudian buka di tab baru browser anda : http://localhost/web_pertama/index.php/welcome/index
Bagaimana hasilnya? Sama kah? Yup, kedua URL tersebut mempunyai fungsi yang sama. "welcome" itu adalah "controller", sedangkan "index" adalah "function" yang ada di dalam "controller" dan akan dijalankan secara default jika controller "welcome" dipanggil dalam browser. Jadi nantinya ketika kita membuat sebuah function baru di controller welcome, misal "function beranda()" maka pemanggilannya menjadi http://localhost/web_pertama/index.php/welcome/beranda
Mudah bukan? Pasti mudah, dengan adanya framework ini akan membuat kita dalam membuat sebuah web menjadi lebih mudah. Karena tak perlu membuat dari awal, kita cukup membuat controller, model, dan view. Dan website kita akan jadi. Nah, lalu bisakah kita membuat controller baru dan memanggilnya secara default? Tentu bisa, mari kita buat sebuah controller baru yang lebih mencerminkan website kita. Silahkan buat sebuah file php (disini saya akan membuat kontroller dengan nama blog.php), maka setelah membuat file blog.php, copy dan paste ke folder application/controller/
Selanjutnya isi controller blog.php seperti di bawah ini :
<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');
class Blog extends CI_Controller {
public function index()
{
$this->load->view('welcome_message');
}
}
Perhatikan bagian "class Blog", kata "Blog" ini disesuaikan dengan nama controller yang sudah kita buat tadi (blog.php). Jika anda membuat controller dengan nama "website.php" maka class yang benar adalah "class Website". Jika sudah sekarang akses controller yang sudah dibuat tadi. http://localhost/web_pertama/index.php/blog/index
Jika sudah berhasil masih ada satu pekerjaan lagi. Karena controller yang sudah kita buat tadi belum merupakan controller default yang akan dipanggil ketika website dijalankan. Artinya, jika kita mengakses http://localhost/web_pertama/ maka controller yang akan dijalankan adalah "welcome" bukan "blog". Nah, lalau bagaimana cara menjadikannya default? Silahkan pergi ke folder application/config/ kemudian buka routes.php, pada baris ini :
$route['default_controller'] = 'welcome';
ganti menjadi :
$route['default_controller'] = 'blog';
Sekarang controller baru anda sudah menjadi default dijalankan ketika website di akses. Untuk Tutorial membuat website dengan codeigniter part 1 cukup ini dulu. Silahkan pahami lagi sampai mengerti. Keep Learn and Share!
Thursday, August 13, 2015
Codeigniter
0 Response to Membuat Website dengan Codeigniter 3.0 | Tahap Awal (Installasi) Part 1
Post a Comment